21 Dentuman Meriam Di Pentagon Sambut Menhan Ryamizard Ryacudu

LINTASSUMSEL.COM,  – Menhan disambut dengan 21 kali dentuman meriam kehormatan. “Adapun dentuman meriam sebanyak 21 kali Ini tidak pernah dilakukan sebelumnya terhadap penerimaan Menhan sebelumnya. Kemudian lagu kebangsaan dua negara dinyanyikan,” ujar pernyataan dari Kemenhan.

Tradisi dentuman meriam ini sebenarnya bermula pada abad
ke-14, sebagai penghormatan militer. Pada masa itu ketika ada kapal perang yang berpapasan, sebagai tanda penghormatan maka kapal saling menembakkan meriam. Dan saat itu meriam hanya memiliki 21 peluru, jadilah sampai sekarang menjadi tradisi penghormatan kenegaraan.

Menurut aturan Internasional dentuman sebanyak 21 kali itu merupakan penghormatan kepada kepala negara. Sedang untuk perdana menteri hanya ada 19 kali, dan hal ini merupakan aturan yang berlaku internasional.

Namun agaknya Menhan Ryamizard merupakan tamu yang demikian special bagi negara adidaya itu sehingga mendapat penghormatan dengan 21 kali dentuman meriam.

Pertemuan Menhan Ryamizard dan Mattis membahas soal kebijakan pertahanan. Salah satunya kebijakan Free and Open Indo Pacific (FOIP). Menhan Ryamizard mengatakan Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan cara pandang terkait upaya meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan kedua negara.

Sekilas tentang Karir “Mizar,” demikian dia sering disapa, karir lebih banyak dihabiskan dengan memimpin pasukan di lapangan.

Hal itu memang cocok dengan karakter sulung dari sembilan bersaudara yang dikenal lugas dan tegas itu. Selama menjadi prajurit, Mizar menghabiskan lebih banyak masa tugasnya di daerah operasi.

Dikutip dari beberapa sumber, selain Panglima Besar Jenderal Soedirman, karakter Ryamizard sebagai orang lapangan ini memang banyak terpengaruhi oleh ayahnya, yang juga militer.

Selain sempat jadi Komandan Operasi Dwikora, Mayor Jenderal Ryacudu, ayah Ryam, adalah Panglima Kodam Tanjungpura.

Seperti ayahnya, “Mizar” adalah prajurit yang paling tidak suka berpolitik. Perwira yang dekat dengan prajuritnya ini berpendapat, sebagai prajurit dia sudah berpolitik untuk negara. Politik ABRI adalah politik negara menjadi prinsip yang dipegangnya.

Agaknya prinsip demikain itu yang menjadikan Menhan Ryamizard Ryacudu dinilai istimewa oleh Pentagon, sehingga kali ini Pentagon tidak segan-segan untuk memberikan sambutan dangan 21kali dentuman meriam kehormatan. Salut, Jendral. Kami turut berbangga. (Red)

Menhan Ryamizard Ryacudu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *