Data Google Trend, Popularitas Partai Berkarya Runner Up Setelah PDI

JAKARTA, LINTASSUMSEL.COM,–Google Trend merupakan grafik statistik pencarian Web yang menampilkan popularitas topik pencarian pada kurun waktu tertentu. Hasil pencarian dapat ditampilkan menurut kota, wilayah atau bahasa. Berita-berita terkait topik yang menjadi trend juga ditampilkan di sini. Dengan aplikasi google trend pengguna bisa membandingkan topik-topik favoritnya dengan topik-topik yang diminati di seluruh dunia.

Di Google Trends seseorang dapat mencari tahu seberapa banyak orang mencari kata kunci yang dipakai dan dari mana asal orang yang mencari.

Berdasarkan layanan google tersebut maka AnNas digital mencoba membuat perbandingan hasil survei yang dilakukan oleh LSI yang menghitung tingkat elektabilitas partai-partai peserta pemilu 2019 berdasarkan metode wawancara dengan 1200 responden.

Hasil survei LSI mengatakan : jika pemilu diselenggarakan saat survei dilakukan, ada sejumlah partai tidak lolos ambang batas parlemen. Kemudian berdasarkan itu kami coba melakukan analisa terkait popularitas partai dan fokus kepada partai-partai yang tentunya menurut hasil survei deni JA lolos perliamentari 4 persen yaitu : PDIP, Demokrat, Gerindra, dan Golkar. Kami coba membandingkan dengan salah satu partai yang dikandidatkan tidak lolos oleh hasil survei LSI, yakni Partai Berkarya.

Berdasarkan data googĺe Trend, kami mencoba mengambil sampel popularitas ke 4 partai tersebut berdasarkan jumlah pencarian di Internet di 10 provinsi.

Berdasarkan hasil penelusuran google trend pencarian informasi di internet secara nasional dikuasai oleh PDIP.

Kemudian, Analis Annas mencoba melakukan simulasi perbandingan antara partai-partai yang dalam survei LSI dinyatakan lolos dengan Partai Berkarya yang dinyatakan tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen, kami merangkum data untuk pencarian di 10 provinsi di Indonesi untuk kuran waktu pencarian selama 12 bulan terakhir.

1.Jawa Timur : Berkarya 13 % PDIP Golkar 6 % PDIP 60% Gerindra 8% Demokrat 13 %
2. Jawa Barat :  Berkarya 14% Golkar 7% PDIP 61 % Gerindra 8% Demokrat 10 %
3. Jawa tengah Berkarya 13 Golkar 7% PDIP 63% Grindra 7% Demokrat 10%
4. Kalimatan Timur : Berkarya 14% Golkar 6% PDIP 56% Grindra 8% Demokrat 16%
5. Sumatra Barat : Berkarya 17% Golkar 12 % PDIP47 % Grindra 11% Demokrat 13%
6. Papua Barat Berkarya 50% PDIP 50%
7 Bangka Belitung : Berkarya 32% PDIP 50% Demokrat 18%
8. Bengkulu Berkarya 25% PDIP 58% Demokrat 17%
9. Sulawesi Barat : Berkarya 18% PDIP 82%
10 Gorontalo : Berkarya 20% PDIP55% Demokrat 25%

Mengacu pada data APJI (asosiasi pengguna jasa internet Indonesia) mengenai jumlah pengguna internet di pulau Jawa : 57,70 persen dari jumlah keseluruhan penduduk di pulau Jawa. Di pulau Sulawesi 46,70 persen dari keseluruhan jumlah penduduk di pulau Sulawesi. Pulau Sumatra 47,20 persen dari seluruh penduduk Pulau Sumatra. Maluku — Papua sejumlah 41,98 persen dari jumlah keseluruhan penduduk.

Berdasarkan data tersebut maka kesimpulan yang kami peroleh : Partai Berkarya yang dalam hasil survei LSI dinyatakan tidak lolos justru menjadi runer up dalam tingkat popularitas pencarian berdasarkan analisa googleòo trends di 10 provinsi yang kami cantumkan di atas.

Kami pun melakukan analisa jumlah pengguna internet di keseluruhan provinsi di Indonesia. Berdasarkan data APJI dari 262 jt jiwa populasi terdapat pengguna internet aktif sejumlah 143,26jt jiwa atau setara 54,68 % , hasil kesimpulan posisi tingkat popularitas dari ke lima partai yang kami analisa pun tidak jauh berbeda hasilnya dari analisa awal (10 sepling provinsi yang kami cantumkan di atas).

Partai Berkarya yang dinyatakan memiliki elektabilitas rendah sehingga dalam Survei LSI disimpulkan tidak lolos justru memiliki populeristas tertinggi ke dua setelah PDIP.

Data google trend terkait bisa di akses langsung, umum, terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *