Gubernur Alex Noerdin Hadiri Khataman Alquran di Ponpes Hidhayatul Fudhola Dan Pamit

Musi Banyuasin, LintasSumael.com, —Santri Pondok Pesantren Hidhayatul Fudhola Walisongo Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, Gubernur Sumsel Alex Noerdin disambut gembira santri dan ribuan masyarakat Sungai Lilin. Selasa (08/05)

Dalam kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin sempat berpamitan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sungai Lilin karena sebentar lagi harus mengundurkan diri sebagai Gubernur karena sudah dua periode habis masa jabatan.

“Saya mohon pamit karena 7 bulan lagi sudah tidak menjadi Gubernur, sudah banyak yang kita lakukan bersama membangun Sumatera Selatan, InsaAllah saya yang kalian semua pilih menjadi Gubernur dua periode tidak mengecewakan, tinggal 7 bulan lagi,” ungkap Alex Noerdin kepada para jemaah yang hadir.

Dihadapan ribuan jemaah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan banyak hal tentang pembangunan di Sumsel dalam menegakan syiar agama Islam dengan tindakan nyata diantaranya dengan program sekolah gratis dan berobat gratis yang tujuannya adalah memerangi musuh terbesar agama Islam yakni kemiskinan dan kebodohan.

Selain itu, bentuk tindakan nyata lainnya dengan membangun Asrama Haji Palembang sebagai asrama haji terbaik di Indonesia dengan berbagai kelengkapan fasilitas manasik haji. Menurut Alex, Asrama Haji Palembang menjadi salah satu bukti nyata yang dilakukan Pemerintah Sumsel dalam menegakan syiar agama Islam dengan tindakan nyata.

“Mau melihat Asrama Haji di Palembang, bapak-bapak dan Ibu-ibu saya undang datang ke Palembang. Kita lihat asrama haji, kita lihat komplek olahraga Jakabaring dan saya jamu di Griya Agung,” ujar Alex.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola, Abdul Hadi CH mengatakan semua santri bermukim di pondok pesantren, yang jumlahnya mencapai 700 orang lebih. Menurutnya, seluruh santri hanya dibebankan biaya makan, tidak ada biaya pendidikan karena sudah di gratiskan. Selain, itu bagi santi anak yatim seluruhnya digratiskan termasuk seragam.

“Santri yang Khatam Al-Qur’an ada 208 orang, sementara yang lulus dan diwisudah SMP dan SMK lulusan ke-3 ini sebanyak 196 orang. Bagi santri yang sudah lulus dan hafal Al-Qur’an minimal 20 Juz, dikuliahkan secara gratis di Universitas Sains Ilmu Qur,an Wonosobo Jawa Tengah,” pungkasnya.

Nampak hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Apriadi, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Abdul Hadi CH, Kyai M. Zaim Ahmad, Kyai Sihabuddin, Kyai Lasem Rembang dan KH. Hasan Fauzi dari Kudus, Jawa Tengan serta para pengurus Pondok Pesantren se-Kabupaten Muba.

(Ipan SW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *