Hubungan Bisnis Sumsel – China Sudah Ada Sejak 1.300 Tahun Yang Lalu

 

PALEMBANG, LintasSumsel.com,- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengungkapkan, hubungan bisnis antara China dan Sumsel sudah ada sejak zaman nenek moyang, sehingga tak perlu diragukan lagi. Hal itu dikatakannya saat menghadiri Promotion Conference of the 15 th Caexpo (China ASEAN Expo) in Palembang di Ballroom Arista Hotel, kemarin.

“Ini bukan legenda tapi fakta dan sejarah. Lihat saja kostum penari Sriwijaya ada pengaruh dari  Tiongkok  yaitu merah dan emas. Dari dulu kita sudah bisnis sekarang tinggal melanjutkan lagi. Kerajaan Sriwijaya inikan luas, perdagangan globalnya luar biasa,” kata Alex.

Saat ini jelas Alex merupakan moment yang tepat untuk meningkatkan kerjasama kedua belah pihak, karena Palembang sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan. Untuk penerbangan saja saat ini sudah ada 39 penerbangan ke Jakarta setiap hari. Kemudian penerbangan Palembang-Singapura, Palembang-Kuala Lumpur.

“Saat ini Pemprov bahkan sedang menjajaki pembukaan rute penerbangan langsung Palembang-Madinah. Gongnya pas memang sekarang ini kita sedang penjajakan juga membuka rute penerbangan langsung ketiga kota besar di China,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal China ASEAN Expo 2018, Yang Yan Yan mengatakan pada expo itu nanti, pihaknya mengundang beberapa negara termasuk Indonesia termasuk Sumsel. Di expo tersebut para peseeta bisa membawa hasil produk unggulan masing-masing negara dan daerah untuk dipromosikan. Termasuk seperti China yang terkenal dengan barang elektronik, kemudian bahan bangunan atau semua bahan hasil industri lainnya.

“China ASEAN expo ini juga bisa membantu mendatangkan investor ke Indonesia karena di expo ini kamo indanga selurih negara untuk mempromosikan potensi negara mereka masing-masing,” jelas Yang.

Menurutnya, Palembang ibukota provinsi Sumsel cukuo dikenal di negaranya. Salah satunya yang dikenal dunia bahwa Sumsel punya teh, kopi. Produk-produk ini mestinya kata Yang bisa ikut dipromosikan untuk mengundang investor dan pembeli dari luar.

Kegiatan expo ini sendiri akan digelar 12 Swptembe mendatang di Kota Nangning. Belajar dari tahun sebelumnya, biasanya penjualan expo menunjukkan nilai fantastis mencaoai 2 juta USD. “Tahun lalu ada 56 pengusaha yang ambil bagian, mereka ini mengisi 70 stand berbagai produk. Intinya kami siap memudahkan pengusaha yang berminat ke Nangning dengan pelayanan yang maksimal,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

Dikutip : Kabar28.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *