Istri Korban Bercadar, Kakak : Bukti Teroris tak Kenal Agama

Lintassumsel.com, Pekanbaru – Kondisi Kompol Farid Abdullah, yang kini mendapat kenaikan pangkat menjadi AKBP, sudah mulai stabil. Meskipun begitu, korban penyerangan oleh terduga teroris di Mapolda Riau pada Rabu (17/5) tersebut belum bisa disampaikan dengan lancar.

Farid yang mengalami luka sabetan senjata tajam di belakang dan keluarnya masih mendapat pasokan oksigen dari tabung di hadapan. Namun ada pemandangan menyejukkan di luar tempat Farid Bordir.

Sang Istri, Yanti, setia menemani Farid yang masih terbaring lemah. Yanti sendiri merupakan muslimah yang berbusana dengan cadar, sebuah simbol Islam yang berbicara dengan aksi teror dan paham radikal.

Yanti memilih pria dan anggota keluarga untuk diwawancara. Yanti sudah bercadar sekitar bulan ini.

“Ini bisa menjadi teka-teki yang bahkan bisa menyerang kita. Bukti bahwa teroris tidak mengenal agama,” ujar Feliatri, kakak kandung Farid yang juga menemaninya di RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis (17/5).

Meski kondisinya kini membaik, namun Farid masih belum bisa berkomunikasi dengan lancar. Tekanan darahnya juga cepat naik bila dikunjungi banyak orang.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang berjaya menjenguk Farid yang siang tadi darahnya mencerminkan 160/190. Kapolri yang diperuntukkan bagi peningkatan pangkat bagi Farid. Tito juga berpesan agar kepolisian tetap menjaga kewaspadaan dan tak gentar dalam menghadapi aksi teror.

 

 

REPUBLIKA.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *