Kunjungi Tambak Garam Rakyat , Tommy Soeharto : Negara Garis Pantai Terpanjang ,Tapi Garam Impor

 

LINTASSUMSEL.COM, – Ekonomi kerakyatan terbukti mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga meningkatkan program ekonomi kerakyatan untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi mutlak harus dilakukan.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra saat melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur.

Di pulau Semau, saat meninjau budidaya rumput laut Ketua Umum Partai Berkarya itu juga mengatakan, “negara kita harus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedepannya, dan sektor-sektor ekonomi kerakyatan seperti budidaya rumput laut ini harus dikembangkan baik dalam teknis budidaya maupun penjualannya.”

“Rumput laut memang dapat dijual mentah saja, tetapi untuk dapat meningkatkan nilai dan menciptakan peluang kerja dan usaha masyarakat, kedepan harus dikelola dengan lebih moderen lagi,” ujarnya

Ketua umum Partai Berkarya yang akrab disapa Tommy Soeharto itu juga menambahkan ; “Tentu saja pendampingan-pendampingan harus terus dilakukan secara konsisten, agar sektor ekonomi kerakyatan, khususnya budidaya rumput laut ini agar dapat meningkatkan penghasilan masyarakat, baik dari sektor usaha maupun ketenaga kerjaannya.”

Ketua umum Partai Berkarya dalam kegiatan safarinya di Nusa Tenggara Timur tersebut juga mengunjungi berbagai Sentra Industri Kecil, seperti industri pembuatan Garam di Oebelo, mengunjungi sentra kerajinan Tenun Ikat, dan sebelumnya juga melakukan dialog dengan nelayan dan mengunjungi pasar ikan di Kupang.

Di tempat terpisah, pada kunjungan ke pertambakan garam rakyat, Tommy Soeharto mangatakan ; Partai Berkarya akan melakukan kerja dan karya nyata, terutama untuk kembali mengeliatkan sektor ekonomi kerakyatan.

“Bangsa kita pernah membuktikan kepada dunia bahwa kita mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi di era Presiden Soeharto, bangsa kita mampu memenuhi kebutuhan sendiri, hal itu dibuktikan dengan tercapainya swasembada pangan pada tahun 1984.”

“Saat ini , setelah 21 tahun reformasi yang terjadi justru sulit sekali mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, hal ini salah satu penyebab utamanya adalah tidak berkembangnya sektor-sektor ekonomi kerakyatan, karena pemerintah tidak secara konsisten melakukan pendampingan baik secara teknis maupun permodalan pada sektor ekonomi yang pernah terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia itu.”

Ketua Umum Partai Berkarya itu mencontohkan : ” negara kita adalah negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, tetapi garam saja kita impor, hal inilah yang segera harus dibenahi,” ujarnya menegaskan.

Dalam keterangannya resmi yang kami terima, Ketua Umum Partai Berkarya beserta rombongan, kader dan Caleg se-Nusa Tenggara Timur itu, selain melakukan konsolidasi dengan kader dan pengurus partai juga meng-khususkan kunjungan ke kantung-kantung sentra industri masyarakat dalam rangka menjaring aspirasi sebagai acuan untuk mengembangkan sektor ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur (red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: