Menuntut Pembebasan 7 Aktifis Lingkungan

Sukoharjo, Lintassumsel.com, —Ratusan warga terdampak PT Rayon Utama Makmur (RUM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Senin (16/07/2018). Dalam aksi ini, para pendemo menuntut ketujuh para aktivis untuk dibebaskan.

Seperti yang dikatakan Ari Suwarno selaku pembina Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup (MPLH), aksi unjuk rasa ini menuntut ketujuh aktivis lingkungan hidup untuk segera dibebaskan.

“Kami yang berada disini hanya ingin menuntut agar dibebaskannya teman kami yang sudah berjuang melawan pencemaran, akan tetapi malah dimasukkan ke balik jeruji penjara,” ucapnya.
Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sukoharjo ini dimulai10.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Dalam aksinya kali ini, para pendemo juga membawa keranda yang didalamnya berisi replika pocong sebagai tanda kritikan.

Dalam aksinya ini, aparat kepolisian dari Polres Sukoharjo terjun untuk menjaga jalannya demo. Diketahui massa ingin bertemu dengan Kepala Kantor Kejaksaan Sukoharjo, akan tetapi sejak dimulainya aksi hingga selesai Kepala Kejaksaan tersebut tidak kunjung keluar untuk menemui warga.

Awalnya kita tidak diperbolehkan masuk dan dihalangi oleh barikade aparat, tetapi setelah kita melakukan orasi terus menerus baru dari pihak kejaksaan menawarkan untuk masuk hanya saja perwakilan, imbuhnya.
Setelah berjam-jam dibawah sinar matahari, akhirnya dari pihak Kejaksaan Negeri Sukoharjo berhasil ditemui. Pihaknya menyampaikan bahwa Kepala Kantor Kejaksaan mau bertemu namun di dalam ruangan. Sementara warga diminta perwakilan untuk berdiskusi dan setelah itu menyampaikan apa yang menjadi tuntutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: