Pak Harto Membangun Rumah Sakit Kangker Pertama Di Indonesia

lintassumsel.com / history

Yayasan Dharmais yang diketuai oleh alm HM Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia, meresmikan Rumah Sakit Kanker Dharmais pada 30 Oktober 1993.

Bagian umum RS Dharmais, Chairudin mengatakan awal mulanya, Yayasan Dharmais terpanggil untuk membangun rumah sakit kanker di Indonesia.

Yayasan Dharmais terpanggil karena melihat tren penyakit kanker itu mulai banyak di masyarakat kita. Lalu, ide gagasan rumah sakit ini diketuai oleh Prof Ariyanto Putro dengan timnya menghadap ke presiden bagaimana membangun rumah sakit Dharmais yaitu rumah sakit kanker di Indonesia akhirnya disetujui oleh Presiden Soeharto. Tim yang diketuai oleh Prof Arie berkunjung ke Amerika, ke Jepang untuk studi banding.

Rumah sakit yang bersebelahan dengan RSAB Harapan Kita yang diprakarsai oleh Ibu Tien Soeharto ini, bisa berdiri dan berkembang juga karena alm Soeharto.

Hebatnya Pak Harto itu punya visioner yang out of the box, orang belum kepikiran, beliau sudah mikir ke sana dan itu untuk rakyatnya, bukan untuk dia. Seandainya tidak punya rumah sakit ini, sekelas RSCM saja sudah membeludak .Setelah RS Dharmais berdiri 20 tahun barulah hadir rumah sakit swasta yang khusus menangani kanker juga, seperti RS Siloam dan Sumbar Waras.

Selesai pengerjaan rumah sakit tersebut pada 1993, RS Dharmais sudah beroperasi dengan pegawai negeri dan kepemilikan diserahkan ke kementerian kesehatan.

Namun pada saat itu kementerian masih belum mempunyai biaya operasional karena masih baru, akhirnya oleh Kemenkes dikembalikan lagi kepengurusannya pada yayasan untuk mengelola sampai akhirnya reformasi 98 diserahkan ke Departemen Kesehatan hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *